Langsung ke konten utama

Organisasi Penting Loh...

Organisasi merupakan suatu tempat yang mengumpulkan beberapa individu untuk melakukan proses, bertukar pikiran, dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Ada beberapa macam organisasi di suatu kampus. Mulai dari organisasi pengawal kebijakan sampai organisasi yang merupakan wadah untuk minat dan Bakat Mahasiswa. Mahasiswa diberikan pilihan untuk memilih organisasi yang dianggap cocok dengan dirinya agar tidak merasakan terpaksa jika telah menjadi anggota. Menjadi mahasiswa yang ikut organisasi sangatlah menyenangkan dan sangat bermanfaat. Berikut beberapa manfaat yang dirasakan penulis selama mengarungi dunia Organisasi.
1.      Organisasi Kampus maupun luar kampus yang merupakan perpaduan banyak individu sekaligus memberikan wadah untuk mengembangkan minat dan bakat mahasiswa, juga secara langsung menjadi wadah penjalin silaturahmi dengan sesama manusia yang  sekaligus akan memperluas relasi. Berorganisasi bukanlah sebuah kata yang hanya menggambarkan suatu deretan program kerja dan rapat, karena organisasi juga akan memperkenalkan suatu hubungan yang sering dinamakan keluarga tak sedarah. Oleh karena itu penulis menyadari bahwa dengan berorganisasi dia telah mendapatkan sebuah keluarga baru.
2.      Organisasi mengajarkan penulis tentang arti sebuah Tanggung jawab. Dalam berorganisasi semua harus jelas termasuk pembagian kerja yang bisa dikatakan sebagai tanggung jawab. Organisasi mengajarkan bahwa setiap yang telah kita terima dan laksanakan harus dipertanggungjawabkan.
3.      Organisasi menjadikan penulis sebagai individu dengan penuh rasa percaya diri. Misalnya saja seorang mahasiswa yang tidak terbiasa tampil dan/ atau berpidato didepan umum yang bisa dikatakan gugup berbicara dihadapan banyak orang. Nah dalam organisasi kita akan dibina untuk hal seperti itu. Sehingga setelah kita tidak lagi menjadi anggota pada organisasi tersebut (Khusus Organisasi kampus) minimal kita mendapatkan rasa percaya diri untuk berbicara di depan Umum. Namun penulis menyadari belum nejadi alumnipun sudah dirasakan bahwa semakin sering berlatih di depan anggota-anggota organisasi akan meningkatkan percaya diri.
4.      Organisasi akan menghadapkan anggotanya dengan  sebuah konflik, baik konflik kecil maupun konflik yang besar. Dengan adanya konflik akan membuat anggotanya semakin berfikir kritis untuk menyelesaikan konflik yang ada. Terbiasanya seorang individu mendapatkan konflik dengan rekan kerjanya dan setelahnya  mampu menyelesaikannya, akan membuatnya lebih tenang untuk menghadapi konflik-konflik yang akan dihadapinya dalam dunia kerja yang sesungguhnya kelak.  Karena seperti pepata ala bisa karena biasa.
5.      khusus Mahasiswa,   memilih berorganisasi akan membuatnya memiliki banyak kesibukan selain di bangku kuliah saja. Nah bertambahnya kesibukan maka diperlukan kemampuan manajemen waktu yang baik. Banyak individu khusunya mahasiswa tidak mampu untuk ikut bergabung dalam organsisasi, karena mereka takut akan waktunya yang terenggut. Namun penulis menyadari bahwa kemampuan mengatur waktu tidak langsung didapatkan, melainkan akan terbangun sendiri setelah kita lalui terus menerus.
Itulah bebarapa manfaat yang mampu penulis tuliskan, karena masih sangat banyak manfaat yang dirasakan setelah menjadi mahasiswa yang organisatoris, namun tak mampu di tuliskan semuanya. Penulis menyadari kehidupan kampus tanpa organisasi itu hampa, karena kampus adalah miniatur kehidupan yang apabila hanya dilakukan hanya dalam kelas saja sangatlah sia-sia. Kampus menyediakan banyak tempat untuk berkarya selain dalam kelas, tempatnya itu adalah organisasi salah satunya. Maka penulis menyarankan agar teman-teman mahasiswa tetap melaksanaka tugasnya mejadi pelajar tapi jangan pernah menyianyiakan waktunya tidak berorgnisasi. Penulis selalu berprinsip “kuliah adalah akademik ditambah organisasi”. Mari berorganisas! jangan takut karena tak ada organisasi yang ingin melihat anggotanya jelek, semua tergantung Individu masing-masing.



Penulis: Vivianti  
(Mahasiswa Kelahiran Bone yang sangat menyukai yang namanya dunia organisasi)
Kunjungi saya di:
Fb: vivianti
WA, Telegram, dan Line: 082293251137
Ig: vavivi44


Komentar

Postingan populer dari blog ini

TIPE DATA DALAM STATISTIKA

Sebelum melakukan analisis data, kita perlu mengetahui tipe dari data yang akan kita analisis. Hal ini mempengaruhi metode statistika apa yang sesuai untuk data tersebut. Statistika, secara umum mengenal beberapa tipe data, yaitu: Rasio . Merupakan tingkatan tipe data tertinggi. Disebut paling tinggi karena fleksibilitasnya dipandang dari sisi matematis. Ciri-ciri tipe data rasio adalah memiliki satuan, misal: cm, kg, km, dB, inchi, Rupiah, dll. Dengan demikian, 10 satuan bila dibandingkan dengan 1 satuan berarti 10 kali. Jadi, 10 km berarti 10 x 1 km. Bila asumsi kenormalan data terpenuhi, tipe data rasio sangat layak dianalisis menggunakan metode statistika parametrik. Ringkasannya adalah sebagai berikut: ·     memiliki satuan ·     dapat dibandingkan, misal: 10 km berarti 10 kalinya 1 km ·    memiliki nilai nol mutlak, yaitu: nilai nol berarti tidak ada. Misal: 0 kg berarti tidak ada    ...

MAKALAH UKURAN GEJALA PUSAT

BAB I PENDAHULUAN A.     Latar Belakang Statistik   adalah sekumpulan prosedur untuk mengumpulkan, mengukur, mengklasifikasi, menghitung, menjelaskan, mensintesis, menganalisis, dan menafsirkan data kuantitatif yang diperoleh secara sistematis. Secara garis besar, statistik dibagi menjadi dua komponen utama, yaitu   Statistik Deskriptif   dan   Statistik inferensial .   Statistik deskriptif menggunakan prosedur numerik dan grafis dalam meringkas gugus data dengan cara yang jelas dan dapat dimengerti, sementara   Statistik inferensial   menyediakan prosedur untuk menarik kesimpulan tentang populasi berdasarkan sampel yang kita amati. Statistik Deskriptif membantu kita untuk menyederhanakan data dalam jumlah besar dengan cara yang logis. Data yang banyak direduksi dan diringkas sehingga lebih sederhana dan lebih mudah diinterpretasi . Statistika deskriptif juga memberikan informasi hanya mengenai data yang dipunyai dan sama sekali ...

SKALA PENGUKURAN DATA

Berdasarkan jenis skala pengukuran data, data kuantitatif dikelompokkan ke dalam empat jenis yang memiliki sifat berbeda. Sedangkan definisi dari skala pengukuran merupakan prosedur pemberian angka pada suatu objek agar dapat menyatakan karakteristik dari objek tersebut.      1. 1.  Skala Nominal Skala yang diberikan pada suatu objek yang tidak menggambarkan kedudukan objek atau kategori tersebut terhadap objek atau kategori lainnya, tetapi hanya sekedar label atau kode saja. Misalnya: Gender           22.   Skala Ordinal Data yang disusun secara berjenjang mulai dari tingkat terendah sampai ke tingkat tertinggi atau sebaliknya dengan jarak/rentang yang tidak harus sama. Data ini setiap jenjangnya  memiliki sifat yang berbeda. Misalnya. Tingkat pendidikan diurutkan berdasarkan jenjang pendidikan 33.    Skala Interval Skala interval suatu skala dimana objek dapat diurutkan berdsa...